FeatureNewsStraight News

Fikom Unitomo Gelar Yudisium 2026, 71 Calon Wisudawan Resmi Dikukuhkan

Surabaya | Lensa News - Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo secara resmi melepas 71 calon wisudawan yang terdiri dari 49 Mahasiswa S1 dan 22 Mahasiswa S2 pada prosesi Yudisium Tahun Akademik 2026/2027.

‎Dekan Fikom Unitomo, Bapak Dr. Drs. Harliantara, M.Si., menyampaikan rasa bangganya atas kelulusan para peserta yudisium. Beliau menegaskan bahwa lulusan Fikom Unitomo memiliki daya saing yang tinggi serta mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

‎Beliau juga memohon doa dan dukungan agar Fikom Unitomo dapat segera meraih akreditasi Unggul. ‎Dalam pelaksanaannya, Surat Keputusan (SK) tentang Yudisium Program Studi Ilmu Komunikasi Tanggal 05 September 2026. ‎S1 dan Magister Ilmu Komunikasi S2 dibacakan secara khidmat oleh Wakil Dekan I, Dr. Didik Sugeng Widiarto, M.I.Kom. ‎

Melalui keputusan tersebut, lulusan program sarjana resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom), sedangkan lulusan program magister menyandang gelar Magister Ilmu Komunikasi (M.I.Kom).

‎Penyerahan surat keterangan lulus bagi para mahasiswa program sarjana dipandu langsung oleh Kepala Program Studi Kaprodi S1 Fikom Unitomo, Dr. Dra. Zulaikha M.Si, yang mengatur barisan dan mengundang para peserta untuk maju ke depan mengambil tempat sesuai tata urutan. ‎

Sebagai langkah selanjutnya, para peserta yudisium akan mengikuti prosesi Wisuda tingkat universitas yang akan diselenggarakan pada tanggal 6 September 2026. ‎Selamat dan sukses kepada seluruh peserta Yudisium Fikom Unitomo! Teruslah merajut mimpi besar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri untuk mengabdi serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. ‎

Sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara dan harapan bagi masa depan para lulusan, prosesi yudisium tersebut disempurnakan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Slow Ahmadi Neja, S.I.Kom., M.I.Kom.

Momen yudisium ini diharapkan menjadi motivasi bagi para calon wisudawan untuk tidak berhenti belajar meskipun telah meraih gelar akademik.

Share with